Annapurna Circuit Trek ( 1 )

Informasi Umum, Persiapan Trekking, Menuju Trailhead

Sore itu dibelakang Desa, bentangan Annapurna mengintip dari puncaknya putih pekat tertutup salju. Hari ke-7 trekking saat tiba di Manang. Desa di ketinggian 3500m, tempat pertama kali terlihat kerumunan Yak. Memasuki Kantor ACAP ( Annapurna Conservation Area Project ), selesai dengan pengecekan kelengkapan permit, mata tertuju menjelajahi lembaran-lembaran tertempel di dinding tua. Pada beberapa kertas tertulis data jumlah trekker dari seluruh Negara tahun lalu. Prancis berada di urutan pertama dengan 1709 warga negaranya, disusul Jerman dengan angka 1438. Cukup terkejut melihat Indonesia hanya tertulis angka 16. Tahun 2015, total hanya 16 WNI menapaki Annapurna Circuit.

Berbincang dengan petugas, tak lama dia mencari data di Komputernya. Di layar terlihat Indonesia dengan angka total 11. Hingga bulan Oktober tahun ini ( 2016 ) ada 11 WNI terdaftar. Mungkin hal ini yang kurang lebih menggerakan jari-jari tangan untuk membuat tulisan ini. Menulis tentang informasi umum, persiapan hingga tips sebenarnya bukan type saya. Karena tiap orang memiliki caranya sendiri dalam mempersiapkan suatu perjalanan. Annapurna Circuit merupakan salah satu jalur trekking tercantik yang ada di dunia, paling berkesan bagi saya sejauh ini. Dan hanya 11 WNI sejauh ini? Nepal tidak sejauh itu, tidak sesulit itu, tidak semahal itu. Semoga tulisan ini berguna, memberi niat, memberi gambaran awal, memberi informasi yang dibutuhkan dalam bahasa Indonesia.

– Informasi Umum

  • Waktu Berkunjung

Trekking season dimulai pertengahan bulan Oktober – November. Memulai awal oktober, selama 16 hari trekking masih saya temui 2 hari hujan gerimis. Bagaimanapun waktu terbaik untuk memulai adalah setelah pertengahan bulan Oktober. Sepanjang perjalanan cuaca cerah, langit bersih. Meskipun trekking season, tidak perlu khawatir akan terganggu keramaian. Jalur panjang memberi waktu untuk menikmati perjalanan secara pribadi. Kerumunan atau perorangan dapat dengan mudah dihindari.

Untuk Annapurna Circuit dibutuhkan kurang lebih 2 minggu jika trekker ingin memulai dari titik awal. Beberapa trekker memangkas waktu menjadi 8-10 hari dengan menyewa Jeep di awal dan akhir trek. Jalur trekking berbeda dari jalur Jeep, resiko dengan Jeep maka akan kehilangan banyak spot.

  • Uang

Seperti pada umumnya, Money Changer di Airport memiliki rate rendah. Cukup tukar $10 di Tribhuvan Airport untuk taxi menuju Thamel. Biaya Taxi Airport – Thamel adalah 600-700NPR. Tempat terbaik untuk menukar uang adalah di Thamel dengan rate 105NPR-106NPR untuk US $1 ( 30 September 2016 ). ATM di Thamel, akan dikenakan charge 500NPR sekali transaksi. Untuk berhemat, perhitungkan estimasi budget di awal, sehingga tidak perlu berkali-kali transaksi di ATM.

Sepanjang jalur Annapurna Circuit ATM hanya akan ditemui di titik Awal dan Akhir. Idenya sederhana, membawa uang secukupnya dari transakasi di Thamel. Pada beberapa buku paduan, estimasi  trekking budget US$ 20-US$25/day. Tidak perlu membawa sebanyak itu. Budget tergantung bagaimana cara kita hidup. Saat trekking saya menghabiskan US$ 10-13/day. Banyak cara untuk berhemat. Ya, saya melakukan dengan cara sederhana, tapi tetap nyaman dan tidak kelaparan 🙂

  • Kedatangan

Biaya VOA : US$ 25 untuk 15 hari, US$ 40 untuk 30 hari, US$ 100 untuk 100 hari. Foto 3×4 diperlukan. Prosesnya mudah, isi formulir dan jawab 1-2 pertanyaan formalitas. Nepal bukan Negara Xenophobia. Visa juga dapat diperpanjang di Kantor Imigrasi Kathmandu dan Pokhara. Biaya perpanjangan US$ 2/hari, namun minimal 15 hari jadi US$ 30.

  • Kathmandu

Kota terpadat di Nepal, biaya hidup di Kathmandu jauh lebih murah daripada biaya hidup saat trekking nanti. Untuk berhemat disini, cukup cari warung makan lokal, menepi dari touristic spot. Pusat aktifitas para traveller ada di Thamel. Letaknya stategis untuk mencapai titik-titik pariwisata di sekitar Kathmandu. Para trekker juga stay disni untuk persiapan permit, gear dan keperluan pendakian lain.

Rekomendasi stay: Hostel One96. Alamat : Jalan Paknajol Marg, didepan People’s Campus. Dorm room, 300NPR/night, dijamin paling murah yang bisa kalian temui disana 🙂 Saya dapat info dari teman lokal di Kathmandu. Hostel masih baru, jadi masih terawat dan tergolong bersih untuk hostel sekelasnya. Jalan kaki cukup 5menit untuk menuju Thamel.

  • Konektivitas

Untuk SIM Card lokal, ada 2 pilihan : NTC ( Nepal Telecom ) dan NCell. Informasi yang beredar NTC memiliki kemampuan koneksi yang baik selama Jalur Annapurna circuit, sedangkan NCell unggul di daerah perkotaan dan padat penduduk. Dalam hal ini saya kurang begitu perduli, karena selama trekking saya memilih untuk tidak pernah menghidupkan HP 🙂

Untuk kepentingan lain selama sebulan di Nepal, saya membeli NCell SIM Card di Thamel. Sama seperti di Indonesia, harga katu beragam. Untuk harga kartu 300NPR, berisi pulsa 255NPR dan 2700 detik Free Local Call. Untuk konfigurasi dan pemilihan paket internet lebih baik meminta bantuan langsung kepada si penjual. Foto dan pengisian data diri dibutuhkan untuk pembelian SIM Card.

-Persiapan Trekking

  • Tentang Annapurna Circuit

Pertama perlu dimengerti bahwa Jalur Trekking Annapurna Circuit sama sekali berbeda dengan Jalur Trekking ABC ( Annapurna Basecamp ). Kebanyakan WNI memilih trekking di ABC karena memakan waktu lebih singkat ( 6-7 hari ). Di ABC trekker akan melalui 1 jalur sama saat naik dan turun. Jalur itu berada diantara Annapurna dan Machhapuchre menuju Basecamp dengan titik tertinggi 4130m. Sedangkan Annapurana Circuit, jalur trekking melingkar membentang mengelilingi seluruh Annapurna Conservation Area, naik melalui distrik Manang dengan melewati titik tertinggi Thorung La Pass 5416m kemudian turun menuju distrik Muktinath. Untuk gambaran awal, dapat dilihat pada peta berikut : http://howadoor.umbra.cz/img/map/Annapurna_1_125000_150_dpi_colour.jpg

Dari tahun ke tahun jalur Annapurna Circuit telah berubah karena adanya proyek pembangunan jalan antar desa. Untuk meghindari kendaraan setelah adanya jalan antar desa, dibuatlah by pass untuk para trekker, dinamai NATT ( New Annapurna Trekking Trail ). Main trails ditandai dengan dua garis berhimpit berwarna merah-putih, dan untuk side trails ditandai warna putih-biru. Tanda tersebut biasanya terdapat di batu, pohon, atau papan petunjuk sepanjang jalur trek.

  • Penginapan dan Logistik

Annapurna Circuit disebut juga apple pie track, karena tersedia Lodge dan Tea house tiap 2-3jam. Dimana Lodge & Tea House ini menyediakan makanan dan penginapan sederhana. Tiap desa memiliki tarif menu berbeda yang sudah distandarisasi. Jadi dalam 1 desa harga makanan dan minuman hampir sama. Semakin tinggi elevasi, harga makanan minuman penginapan di tiap desa semakin tinggi.

Penting : Untuk membawa Water Purification Tablet atau Personal Water Filter. Keduanya dapat dengan mudah didapat di Thamel. Bawa botol minum, dan ambil air yang banyak tersedia di desa ataupun sungai sepanjang perjalanan. Hal ini amat membantu untuk berhemat, di trek harga air minum kemasan amat mahal. Saya lebih memilih Personal Water Filter karena tidak ada unsur kimia. Pernah saya coba air teman yang memakai Water Purification Tablet, rasa chlorine amat kuat. Kelemahan Personal Water Filter adalah tidak dapat menyaring Virus, namun sebagai orang Asia sepertinya tubuh kita tidak perlu terlalu khawatir dengan air pegunungan Himalaya 🙂 Sebagai refrensi saya memakai Lifestraw Personal Water Filter : http://lifestraw.com/products/lifestraw/

Penting : Membawa Tea Bag, Kopi, Jahe, Madu, Susu kental dsb. Harga secangkir kecil teh bisa sangat konyol mahalnya selama trekking. Apalagi setelah sampai di ketinggian lebih dari 3500m. Idenya adalah sederhana untuk memesan air panas dan membuat minuman kalian sendiri. Membawa beberapa Cereal, Snack atau buah juga ide yang bagus jika ingin lebih berhemat.

Memilih Lodge itu tergantung selera masing-masing. Saya sendiri lebih suka memilih Lodge yang tidak terlalu besar, jadi tidak terlalu banyak orang berkumpul. Asalkan tempat bersih dan pemilik tersenyum ramah di awal, sudah cukup. Tarif menginap diantara 200-400NPR.

Penting : Untuk berhemat kita bisa menawar untuk menginap secara gratis, asalkan kita nanti dinner & breakfast di tempat tersebut. Tidak semua trekker tahu tentang hal ini. Biasanya saya berbicara kepada pemilik Tea Host saat tidak ada group trekker lain, dengan mudah pemilik memberi free room tapi meminta saya untuk tidak cerita kepada group lain karena banyak dari mereka membayar untuk room. Sepanjang 16 hari trekking hanya 3 kali saya membayar untuk room, itupun karena sedang malas menawar. Di beberapa tempat saya memberi uang secara sukarela kepada pemilik guest house walaupun dapat free room. Karena keramahan mereka, ataupun sekedar karena saya suka view ajaib dari jendela kamar 🙂

  • Individual Trekker

Jalur yang cukup jelas, dan melimpahnya logistik serta penginapan membuat trekking dapat dilakukan secara mandiri tanpa Guide, Porter, ataupun Tour agency. Gambaran sederhananya, jika memakai guide atau porter, budget akan menjadi 2 kali lipat bahkan lebih. Biaya untuk guide atau porter  rata-rata 1000NPR/day. Itu belum termasuk uang makan dan biaya untuk agency mereka yang biasanya dibayar di muka. Lagipula dengan menjadi Individual Trekker kita juga tidak terpancang jadwal, waktu dan lebih leluasa bergerak.

Tidak perlu takut untuk berjalan sendiri. Dan jika berniat cari teman, nantinya kamu akan bertemu individual trekker lain dan kemudian seringkali memutuskan untuk berjalan bersama. Hari pertama di trek, saya bertemu 2 cewek eropa. Setelah tak lama ngobrol, kita memutuskan untuk jalan bersama. Tidak masalah untuk berjalan sendiri, namun jika ada teman akan terasa berbeda. Empat hari terakhir saya berjalan sendiri dan tidak ada masalah.

Sehari rata-rata trekker berjalan selama 5-7 jam selama kurun waktu 2 minggu dengan jalur naik-turun, beban di pundak, dan suhu ekstrim ketinggian bukan hal yang bisa dilakukan tanpa persiapan fisik dan mental. Memasuki ketinggian 3500m, sangat penting untuk melakukan proses aklimatisasi. Biasanya para trekker stay dua malam di Manang atau Braga, aklimatisasi sekaligus rest day. Sempat di High Camp 4900m saya lihat proses evakuasi 2 trekker Israel menggunakan helicopter, harga yang tidak murah tentunya. Pada ketinggian seperti ini, bahaya hypothermia dan AMS ( Alttitude Mountain Sickness ) dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Penting untuk update kondisi cuaca di desa terakhir sebelum melewati titik tertinggi Thorung La 5416m. Badai salju dapat terjadi kapan saja, bahkan saat trekking season. Seperti tragedi bulan Oktober tahun 2014 lalu, puluhan trekker tewas terjebak badai salju di Thorung La. Untuk persiapan awal, berikut buku paduan yang sangat berguna, menjadi acuan hampir setiap individual trekker :

http://www.nepal-dia.de/Trekking_the_Annapurna_Circuit_with_the_new_NATT_trails_111017.pdf

Bagi yang ingin buku aslinya, dapat diperoleh dengan mudah ditiap toko buku sekitaran Thamel.

  • Gear

Peralatan yang dibawa adalah gear standard trekking tanpa tenda, tanpa cooking equip ataupun climbing equip. Penting : untuk membawa beban seringan mungkin. Percayalah, hidup akan terasa lebih mudah jika berat backpack saat trek ini kurang dari 10kg. Akan lebih baik lagi jika punya ultralight gear. Idenya adalah meminimalis bawaan, terutama pakaian. Cukup bawa beberapa saja, kita bisa cuci dan keringkan selama trekking. Bahan pakaian polyester ataupun quick dry bisa sangat membantu.

Hiking Boot harus benar nyaman di kaki. Salah memilih, kaki akan hancur, karena durasi trekking lebih dari 2 minggu. Waterproof  karena akan melewati beberapa sungai, kubangan air dan terkadang lumpur. Jenis Mid atau Ankle akan lebih safe, sol vibram juga lebih baik lagi untuk cengkraman diatas tanah atau batuan licin yang membeku.

Gunakan Jaket berisolasi, dan waterproof sehingga kehangatan tubuh terjaga sekaligus tidak perlu membawa raincoat.

Polyester Fleece berguna untuk tambahan isolasi sebelum jaket, terutama saat suhu minus. Nyaman pula dipakai tanpa jaket, untuk lapisan luar kaos saat siang hari suhu terasa panas di kulit dan melindungi tubuh dari angin.

Map yang bagus dapat dibeli di Thamel. Periksa sebelum membeli, map yang bagus berisi informasi lengkap dari mulai jarak waktu tempuh antar desa, hingga kelengkapan simbol. Harga rata-rata 300-400NPR.

Pada obat pribadi perlu untuk membawa Dexamethasone, obat untuk antisipasi AMS dan HACE. Dapat dibeli dengan mudah di Apotek sekitaran Thamel. Pelajari dosis dan ketentuan penggunaan terlebih dahulu. Harganya tidak semahal  seporsi Nasi Goreng, tapi dalam keadaan darurat bisa menyelamatkan nyawa 🙂

  • TIMS dan ACAP Permit

Dibutuhkan 2 dokumen untuk Annapurna Circuit Trek : TIMS ( Trekking information Management System ) dan ACAP ( Annapurna Conservation Area Permit ). Permit ini adalah suatu keharusan, di sepanjang trek akan nada kantor pengecekan. Biaya untuk TIMS dan ACAP, masing-masing adalah 2000NPR ( ± US$ 20 ) . Jadi total biaya untuk permit adalah 4000NPR ( ± US$ 40 ) , dan mereka hanya menerima pembayaran dalam NPR. Foto ukuran 3×4 dan pengisian data diri dibutuhkan untuk masing-masing dokumen. Proses mudah dan cepat, dapat dilakukan di Nepal Tourism Board Kathmandu, letaknya di kawasan Bhrikutimandap. Di sudut jalan Durbar Marg, dibelakang Tundikhel. Tidak sulit ditemukan, dari Thamel cukup jalan kaki 20-30 menit.

– Menuju Trailhead

Titik awal untuk memulai trek adalah Besisahar ( 760m ). Cara terbaik menuju Besisahar adalah naik  Bus langsung Jurusan Kathmandu – Besisahar. Bus berangkat tiap pagi dari Gongabu Bus Station. Dari Thamel ke Gongabu Bus Station perlu naik taxi, untuk biaya taxi Thamel-Gongabu saya kurang tahu karena waktu itu saya diantar teman lokal pake motor. Penting: Hindari booking tiket di Tour Agency sekitaran Thamel. Mereka akan menawarkan harga berkali-kali lipat, dan  Bus mereka hanya sampai Dumre. Padahal dari Dumre masih perlu ganti Bus jurusan Dumre-Besisahar. Sebagai gambaran saya ditawari tiket Kathmandu-Dumre 2000NPR, sedangkan tiket Kathmandu-Besisahar hanya seharga 600NPR jika kita beli langsung ke terminal. Malah waktu itu dapat harga 400NPR karena teman lokal yang membelikan tiket saya 🙂

Perjalanan Kathmandu-Besisahar memakan waktu 7-8 jam. Sampai di Besisahar trekker dapat memulai berjalan. Pilihan lain, dari Besisahar naik bus menuju Bhulbhule ( 790m ) atau Ngadi ( 920m ). Bagi trekker yang ingin selesai dalam 8-10 hari, dari Besisahar mereka akan menyewa Jeep untuk naik sampai Jagat ( 1290 m ). Saran saya adalah dari Besisahar naik bus sampai Bhulbhule atau Ngadi, dan memulai berjalan keesokan harinya.

Untuk informasi singkat sepanjang trek, dapat dilihat di tulisan selanjutnya : Annapurna Circuit Trek (2) 🙂

Advertisements

9 responses to “Annapurna Circuit Trek ( 1 )

    • Terimaksih,
      Yg nyaman di kaki. Waterproof karena akan melewati beberapa sungai, kubangan air dan terkadang lumpur. Jenis Mid atau Ankle akan lebih safe, sol vibram juga lebih baik lagi untuk cengkraman diatas tanah atau batuan licin yang membeku. Lebih lengkap lagi kalau bahan sudah Goretex, jadi ringan di kaki.
      Cukup banyak di hari pertama dan kedua saja. Tapi kalau lanjut ke Poon Hill, sebagian besar jalur berupa tangga.

      Liked by 1 person

  1. Mau nanya mas untuk kondisi jalan yang bersalju di bulan Oktober apakah ada yang sampai menutupi di atas mata kaki terutama di Thorung La Pass?

    Saya rencana tahun depan mau jajal AC, Februari tahun ini baru saja dari ABC, pake boots rada nyesel karena overkill dan ternyata bisa dijalanin cuma pake sepatu trail run.

    Like

    • Kondisi salju setahu saya tidak menentu, Oktober lalu kondisi salju tebal namun pada jalan setapak tidak sampai mata kaki, tapi Oktober tahun kemarin teman kesana kondisi salju hingga mata kaki di jalan setapak. Sepatu saya sarankan ankle kalau ada, jalur beberapa hari awal relatif bisa pakai runninng shoes, makin naik nantinya jalur pendakian butuh sepatu yg lebih teknikal, terutama waterproof sangat membantu.

      Like

      • ok thanks, baru dapat kabar ada yang ke sana awal maret ini malah kena badai salju sampe sebetis, katanya kayak winter aja, padahal musimnya udah lewat. berarti better to safe than sorry 🙂

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s